Pulau Tidung terbagi menjadi dua yaitu, Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Penggunaan wilayah pulau ini berkembang ke arah wisata bahari seperti menyelam dan penelitian terhadap terumbu karang.[5]
Pulau Tidung Besar dan Tidung Kecil dihubungkan oleh jembatan panjang yang dinamakan Jembatan Cinta oleh penduduk setempat yang terletak di Kepulauan Seribu Selatan bagian barat, dengan jarak tempuh kurang lebih 3 jam perjalanan dari Muara Angke dengan kapal penumpang. Mulai September 2017, wisatawan bisa memilih transportasi alternatif KM Express Bahari, yang disediakan PT. Pelni, yang bisa mempercepat perjalanan menjadi 1 jam saja.
Sebagai salah satu tujuan wisata, di pulau tidung dapat ditemui perkampungan penduduk dan beberapa warung yang menyediakan makanan dan minuman ringan. Terdapat jalan setapak yang panjang melewati fasilitas umum, seperti kantor polisi, sekolah setingkat SMU untuk para pelajar dari pulau sekeliling, kumpulan warung dan menuju ke jembatan cinta yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dengan Pulau Tidung Kecil yang tanpa penduduk. Di awal jembatan penghubung ini ditemui suatu cekungan laut yang agak dalam, di mana banyak anak kecil memperagakan loncat indah dari jembatan sebagai sarana bermain mereka.

